logo Jaminan Kesehatan Nasional
 
Beranda Berita Unit Layanan Video Foto Unduhan FAQ Kontak Agenda Ruang Konsultasi

Berita
Kebanyakan Peserta JKN Mandiri Miliki Penyakit Katastropik
17 Desember 2014


Berita Lainnya

05 Februari 2014
JKN Menjamin Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Payudara

27 Februari 2014
Media Roadshow dan temu media Makassar, dalam rangka sosialisasi JKN

25 April 2014
Perpres No. 32 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Dan Pemanfaatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah.

03 Maret 2016
Surat Edaran Pelaksanaan JKN di FKTP

17 Januari 2014
Seskab: Bank Dunia Puji Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional

12 Agustus 2014
SK MENKES No 27 tentang Petunjuk Teknis Sistem INACBGs dan SK MENKES No 28 tentang Manlak JKN tahun 2014

10 April 2014
Dana Bansos Kemenkes untuk Biayai Iuran Peserta PBI Program JKN

26 Februari 2014
Program JKN Meng-cover 2.671.319 Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Provinsi NTT

17 Februari 2016
SE MENKES PENYELESAIAN KLAIM INACBG (JKN) - HK-0303-MENKES-63-2016

14 Februari 2014
Keuntungan Menjadi Peserta JKN: Hari ini Daftar, Langsung Dijamin

06 Januari 2015
Menkes Sampaikan Perkembangan Kepesertaan JKN kepada Menko Perekonomian

25 April 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK)2015

03 Maret 2016
Undangan Sosialisasi Penyelenggaraan Pertimbangan Klinis untuk Non Dinas Kesehatan

16 Maret 2016
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG JAMINAN KESEHATAN

23 Juni 2014
Himbauan Menkes tentang Penyebarluasan Informasi Penerapan Pencantuman Peringatan Kesehatan pada Kemasan Produk Tembakau/Rokok

09 Agustus 2013
Menkes dan Dirut PT. Askes Tanda Tangan Pengalihan Program Jamkesmas ke BPJS Kesehatan

01 Maret 2013
Kemenkes Saksikan Peluncuran SPGDT DKI Call Center 119

03 Juli 2014
Menkes Tinjau Bridging Loket BPJS Kesehatan di RSCM

06 November 2015
UNDANGAN RUMAH SAKIT PERTEMUAN EVALUASI PELAKSANAAN JKN/KIS TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015

18 Agustus 2014
MENKES APRESIASI INTEGRASI JAMKESDA KE JKN

20 Maret 2014
Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Daerah Istimewa Yogyakarta Sebanyak 1.572.154 Jiwa

01 Desember 2015
Undangan Sosialisasi Pedoman Kerja Pertimbangan Klinis (Clinical Advisory)

07 Maret 2016
LAPORAN EVALUASI PELAKSANAAN DANA KAPITASI JKN/KIS TAHUN 2015

09 Juni 2014
Penguatan daerah dalam teknis pengelolaan & pemanfaatan dana kapitasi JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Milik Pemerintah Daerah di Bandung Jawa Barat 05-07 Juni 2014.

25 April 2017
Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK)2016

26 Mei 2014
Penguatan daerah dalam teknis pengelolaan & pemanfaatan dana kapitasi JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Milik Pemerintah Daerah di Denpasar Bali 22-24 Mei 2014.

06 November 2015
UNDANGAN DINKES PROVINSI PERTEMUAN EVALUASI PELAKSANAAN JKN/KIS TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015

03 Maret 2016
Undangan Sosialisasi Penyelenggaraan Pertimbangan Klinis untuk Dinas Kesehatan

06 November 2015
UNDANGAN DINKES KAB/KOTA PERTEMUAN EVALUASI PELAKSANAAN JKN/KIS TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015

15 November 2013
Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan Posko 24 Jam BPJS Kesehatan Diluncurkan

03 Mei 2016
Undangan Pertemuan Koordinasi Teknis Pusat Dengan Daerah Dalam Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Tahun 2016 Untuk Dinas Kesehatan Propinsi

29 Juli 2015
Surat Edaran Pengembalian Sisa Dana Jamkesmas 2013

24 Agustus 2015
Surat Edaran Sekretaris Jenderal Perluasan Sasaran PBI Tahun 2015

12 Agustus 2015
Surat Edaran Penundaan Sosialisasi Peraturan BPJS Kesehatan No2/2015

18 Februari 2014
Jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Sumatera Utara Lebih dari 4 Juta Jiwa

24 Maret 2014
Peran, Jumlah dan Mutu Tenaga Kesehatan Dukung Percepatan MDGs dan Implementasi JKN

09 Mei 2014
Permenkes 19 Tahun 2014. Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Jasa Pelayanan Kesehatan Dan Dukungan Biaya Operasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah

09 Mei 2014
Surat Edaran MENDAGRI NO. 900/2280/SJ Tahun 2014.

19 Februari 2014
1,3 Juta Jiwa Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Provinsi Riau Dicover JKN

06 Maret 2014
Pemerintah Jamin Lebih dari 700 Ribu Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN di Kaltim

31 Januari 2017
Permintaan Regulasi Terkait Pemanfaatan Dana BOK dan Dana Kapitasi di Daerah

14 April 2014
Menkes Minta RSUD Kab.Sorong Ajak Masyarakat Ikut JKN

18 Agustus 2014
MENKES UNGKAP BERBAGAI TANTANGAN PENYELENGGARAAN JKN DI FASILITAS KESEHATAN

Berdasarkan hasil evaluasi sementara dalam peningkatan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dijumpai peningkatan pada peserta mandiri. Tetapi kebanyakan dari mereka menderita penyakit katastropik (penyakit berbiaya tinggi dan secara komplikasi dapat membahayakan jiwa). Pada kelompok ini biasanya mau menjadi peserta JKN saat sakit dan setelah sembuh mereka berhenti membayar iuran. Dengan kondisi seperti ini maka sosialisasi tentang azas gotong royong pada JKN harus ditingkatkan

Demikian, pernyataan Kepala Pusat Jaminan Kesehatan dr. Donald Pardede pada saat memberikan arahan dalam acara pertemuan evaluasi pelaksaan JKN Regional III, di Makassar. Kamis (11/12). Acara diikuti oleh 375 peserta perwakilan Dinkes Provinsi/Kabupaten/Kota, Rumah Sakit dan Puskesmas di wilayah Sulawesi, Gorontalo, Maluku dan Papua Barat.

Dr. Donald menjelaskan bahwa sejak diluncurkan pada Awal Januari 2014, cakupan kepersertaan Bukan Penerima Upah (peserta mandiri) terus bertambah. Sampai dengan 30 September jumlah peserta mandiri tercatat 5,958,000 melonjak tajam dari Januari yang hanya berjumlah 236,627.

Berdasarkan data hasil analisis klaim Rumah Sakit, kunjungan rawat inap pasien penyakit katastrofis periode Jan – Juli 2014 yaitu: jantung sebanyak 232.010 pasien, stroke 172.303 pasien, ginjal 138.779 pasien, diabetes 70.584 pasien, kanker 56.033 pasien, thalasemia 53.948 pasien dan hemofilia 12.170 pasien.

Lebih lanjut dr. Donald mengatakan untuk angka rawat Jalan Pasien penyakit ginjal sebanyak 889.568 pasien, kanker 88.016 pasien, jantung 30.520 pasien, stroke 11.280 pasien, hemophilia 8.755 pasien, dan thalassemia 285 pasien

“Jika kita melihat Proposi Biaya penyakit katastropik berdasarkan jenis kepesertaan: Pekerja Bukan Penerima Upah 30,1 %, Pekerja Penerima Upah 24,1%, Penerima Bantuan Iuran yang dibiayai APBN 20,7%, Bukan Pekerja 19,4 %, Penerima Bantuan Iuran yang dibiayai APBN 5,7%” terang dr. Donald.

Tantangan lain pada Implementasi JKN, jelas dr Donald ialah rencana integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan JKN di tahun 2016, belum berjalannya pendaftaran JKN secara Online hingga sustainabilitas iuran peserta JKN Mandiri.

Dalam penyelenggaraan JKN berbagai pihak terlibat dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) sesuai dengan kewenangan masing-masing. Pihak berwenang yang melakukan monev antara lain Kementerian Kesehatan sebagai regulator, BPJS sebagai Badan Penyelenggara, Dewan Jaminan Sosial Nasional(DJSN), Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bappenas.

Berbagai aspek dalam penyelenggaraan JKN juga perlu dimonitor dan evsaluasi mencakup antara lain aspek kepesertaan, aspek pelayanan, aspek pendanaan, aspek organisasi manajemen yang meliputi regulasi, SIM dan organisasi penyelenggara.

Pertemuan evaluasi yang berlangsung pada 10 – 12 Desember 2014 ini bertujuan untuk mendampatkangambaran pencapaian kinerja Pelaksanaan JKN serta kesiapan dalam pelaksanaan JKN ke depan. Selain itu juga untuk mengetahui permasalahan dan kendala di lapangan serta upaya pemecahan masalah yang dilakukan dari berbagai aspek (kepesertaan, pelayanan, pendanaan atau pembiayaan serta pengorganisasian, sebagai sarana memberikan umpan balik sebagai bahan untuk pengambilan kebijakan atau tindakan yang diperlukan dalam rangka penyempurnaan penyelenggaraan JKN ke depan.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili (021) 52921669 dan alamat email kontak@kemkes.go.id.


 

 
   

Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI
Gedung Prof. Dr. Sujudi Lantai 14 Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 Kav. 4-9 Kuningan Jakarta Selatan 12950
Telepon (+62 21) 5221229, 5277543 , Faksimili (+62 21)52922020, 52922039, 52922040, 52922041 , email:kontak@depkes.go.id. ,

HALO KEMKES (kode lokal) 500567,